Jarak antara nada yang satu ke nada lain disebut?

Jarak Antara Nada Satu dengan Nada yang Lain Disebut: Pengenalan Dasar Tentang Interval dalam Musik

Musik merupakan bagian penting dari kehidupan manusia sejak zaman kuno. Musik dapat membawa kita pada suasana hati yang berbeda-beda, mulai dari kegembiraan hingga kesedihan. Salah satu elemen penting dalam musik adalah interval, yaitu jarak antara nada satu dengan nada yang lain. Dalam artikel ini, kita akan membahas lebih dalam tentang interval dalam musik, termasuk pengertian, jenis, dan peranannya dalam musik.

Jawab :

Jarak antara satu nada dengan nada lainnya disebut dengan istilah interval. Istilah interval tersebut merupakan hal yang penting dalam musik.

Pembahasan

Dalam musik, interval nada merupakan hal yang amat penting. Hal tersebut disebabkan karena interval nada memiliki kaitan yang erat dengan tangga nada yang menjadi dasar utama dalam musik. Keindahan dari musik sendiri pun ditentukan dengan penggunakan interval nada yang baik dan tepat.

Interval nada dapat diartikan sebagai jarak antara suatu nada dan nada lainnya. Jarak pada satu interval nada memiliki dua jenis nilai, yaitu ½ dan 1 saja. Berikut nilai interval pada setiap nadanya.

1 2 3 4 5 6 7 i

Do Re Mi Fa Sol La Si Do

1             1            ½            1             1            1           ½

Berdasarkan penjelasan interval antarnada tersebut, diketahui bahwa jarak keseluruhan interval tersebut atau dari C ke C’ memiliki nilai 6. Jarak dari C ke C’ disebut dengan oktaf.

Seperti halnya jarak interval yang berbeda, penamaan antara interval nada juga berbeda-beda. Berikut penamaan dari setiap interval nada tersebut.

  • C’ ke C’, yakni langkah ke-1 yang dinamai dengan prime atau prim.
  • C’ ke D’, yakni langkah ke-2 yang dinamai dengan secondo atau sekon.
  • C’ ke E’, yakni langkah ke-3 yang dinamai dengan terts.
  • C’ ke F’, yakni langkah ke-4 yang dinamai dengan kuart atau quart.
  • C’ ke G’, yakni langkah ke-5 yang dinamai dengan kuin atau quin.
  • C’ ke A’, yakni langkah ke-6 yang dinamai dengan sekst.
  • C’ ke B’, yakni langkah ke-7 yang dinamai dengan septim.
  • C’ ke C’’, yakni langkah ke-8 yang dinamai dengan oktaf.

Berbagai interval nada tersebut kemudian dibagi menjadi dua, yaitu mayor dan minor. Interval mayor memiliki pola 1 – 1 – ½ – 1 – 1 – 1 – 1 – ½. Jenis interval yang tergoolong dalam interval mayor terdiri dari second dan terts.

Sementara itu, interval minor memiliki pola nada 1 – ½ – 1 – 1 – ½ – 1 – 1. Jenis interval yang tergolong interval minor adalah sekt dan septime. Di samping interval mayor dan minor, dikenal pula istilah interval perfect atau murni terdiri dari prime, kwart, kwint, dan oktaf.

 

Pengertian Interval dalam Musik

Interval dalam musik merupakan jarak antara dua nada yang dinyanyikan atau dimainkan secara bersamaan atau berturut-turut. Interval diukur dalam satuan semitones (setengah nada) atau steps (langkah) pada skala musik. Interval memainkan peran penting dalam menciptakan harmoni dan melodi dalam musik.

Jenis-jenis Interval dalam Musik

Terdapat dua jenis interval dalam musik, yaitu interval konsonan dan interval disonan. Interval konsonan adalah interval yang terdengar harmonis dan menyenangkan bagi telinga manusia. Beberapa contoh interval konsonan antara lain oktaf, unison, mayor ketiga, mayor kelima, dan oktaf kelima. Sedangkan, interval disonan adalah interval yang terdengar tidak harmonis dan cenderung tidak menyenangkan bagi telinga manusia. Beberapa contoh interval disonan antara lain minor ketiga, tritonus, minor ketujuh, dan oktaf keempat.

Selain itu, interval juga dapat dikelompokkan berdasarkan jaraknya. Interval yang memiliki jarak satu langkah pada skala musik disebut sebagai interval selisih satu, atau disebut juga sebagai interval minor. Interval selisih dua langkah pada skala musik disebut sebagai interval selisih dua, atau disebut juga sebagai interval mayor. Interval selisih tiga langkah pada skala musik disebut sebagai interval selisih tiga, atau disebut juga sebagai interval augmented. Sedangkan, interval selisih empat langkah pada skala musik disebut sebagai interval selisih empat, atau disebut juga sebagai interval dobel augmented.

Peran Interval dalam Musik

Interval memainkan peran penting dalam menciptakan harmoni dan melodi dalam musik. Dengan menggunakan interval yang tepat, musisi dapat menciptakan akord dan melodi yang harmonis dan enak didengar. Interval juga memainkan peran penting dalam menciptakan struktur musik, karena interval yang digunakan dapat membentuk pola dan motif tertentu dalam sebuah lagu.

Selain itu, interval juga dapat digunakan untuk menciptakan efek emosional dalam musik. Interval yang tinggi atau rendah dapat menciptakan efek dramatis atau menenangkan dalam musik, sedangkan interval yang naik atau turun dapat menciptakan perasaan naik atau turun dalam musik.

Contoh Penggunaan Interval dalam Musik 

Dalam musik klasik, penggunaan interval yang kompleks dan rumit dapat ditemukan dalam karya-karya komposer seperti Bach, Beethoven, dan Mozart. Misalnya, dalam karya “Moonlight Sonata” karya Beethoven, terdapat penggunaan interval minor ketiga yang menciptakan perasaan sedih dan melankolis dalam musik.

Sementara itu, dalam musik populer, penggunaan interval dapat ditemukan dalam berbagai jenis genre musik, seperti rock, jazz, dan pop. Beberapa contoh penggunaan interval dalam musik populer antara lain dalam lagu “Stairway to Heaven” karya Led Zeppelin, di mana terdapat penggunaan interval oktaf kelima yang menciptakan efek dramatis dalam lagu.

Teknik Bermain Interval dalam Musik

Bermain interval dalam musik dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai teknik, seperti melodi, harmoni, dan riff. Melodi merupakan rangkaian nada yang dimainkan secara berturut-turut, sedangkan harmoni merupakan gabungan dari beberapa nada yang dimainkan secara bersamaan. Riff merupakan rangkaian nada yang dimainkan secara berulang-ulang dalam sebuah lagu.

Untuk dapat bermain interval dengan baik, dibutuhkan latihan dan pemahaman yang cukup tentang skala musik dan teori musik secara umum. Selain itu, juga dibutuhkan pendengaran yang baik untuk dapat mengenali dan membedakan antara interval konsonan dan disonan.

Kesimpulan

Interval dalam musik merupakan jarak antara dua nada yang dinyanyikan atau dimainkan secara bersamaan atau berturut-turut. Interval memainkan peran penting dalam menciptakan harmoni dan melodi dalam musik, serta dapat digunakan untuk menciptakan efek emosional dalam musik. Terdapat dua jenis interval dalam musik, yaitu interval konsonan dan interval disonan, serta dapat dikelompokkan berdasarkan jaraknya. Bermain interval dalam musik dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai teknik, seperti melodi, harmoni, dan riff.

FAQs

  1. Apa itu interval dalam musik?
    • Interval dalam musik merupakan jarak antara dua nada yang dinyanyikan atau dimainkan secara bersamaan atau berturut-turut.
  2. Apa saja jenis-jenis interval dalam musik?
    • Terdapat dua jenis interval dalam musik, yaitu interval konsonan dan interval disonan.
  3. Bagaimana penggunaan interval dalam musik dapat menciptakan efek emosional?
    • Interval yang tinggi atau rendah dapat menciptakan efek dramatis atau menenangkan dalam musik, sedangkan interval yang naik atau turun dapat menciptakan perasaan naik atau turun dalam musik.
  4. Apa saja teknik bermain interval dalam musik?
    • Teknik bermain interval dalam musik dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai teknik, seperti melodi, harmoni, dan riff.
  5. Apa saja contoh penggunaan interval dalam musik?
    • Contoh penggunaan interval dalam musik dapat ditemukan dalam berbagai jenis musik, mulai dari musik klasik hingga musik populer. Beberapa contoh penggunaan interval dalam musik antara lain dalam